Dubes Indonesia untuk China: Contoh Gerakan China untuk Dongkrak Eks「Indonesia」por Jamu

  • 时间:
  • 浏览:0

DIndonesiaapatIndonesiakan informasi, inspirasi dan insight di email kamIndonesiau.

Daftarkan email



KOMPAS.com – Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok & Mongolia Djauhari Oratmangun mengatakan bahwa Indonesia membutuhkan semacam gerakan nasional untuk mendongkrak ekspor jamu ke luar negeri. 

Hal itu ia ungkapkan dalam sesi webinar Jamu Modern Untuk Pasar Indonesia, Asia, Afrika, Timur Tengah & Eropa, Selasa (15/9/2020). Ia mengambil contoh ‘gerakan nasional’ yang terjadi di China.

Apakah pasien ingin diberikan resep berupa obat tradisional berupa jamu, obat farmasi modern, atau penggabungan di antara keduanya.

Baca juga: Tren Obat Herbal Tingkatkan Peluang Ekspor Jamu Indonesia ke China

Djauhari mengatakan kebanyakan masyarakat China masih lebih percaya obat tradisional daripada obat farmasi.

Hal itu, kata Djauhari, seharusnya bisa juga dilakukan di Indonesia.

Ilustrasi jamu

Misalnya ketika memeriksakan diri ke rumah sakit, dokter yang memeriksa nantinya bisa juga menawarkan tiga pilihan tadi.

Djauhari sendiri mengaku pernah mencoba melakukannya ketika memeriksakan diri ke dokter di China.

Ia memilih untuk menggunakan obat tradsisional China dan ternyata obat tersebut cukup ampuh untuk mengobati penyakitnya.

"Makanya kalau di China kita ke dokter akan ditanya, apakah butuh obat-obatan tradisional, obat-obat dari barat (farmasi modern), atau penggabungan keduanya,” sambung dia.

“Masyarakat Tiongkok menggunakan produk produk obat tradisional untuk menyembuhkan penyakit dan menjaga kesehtan tubuh, ini kepercayaan ribuan tahun,” kata Djauhari.

Baca juga: Berapa Besar Peluang Ekspor Jamu dan Tanaman Obat Indonesia di Dunia?